BERBAGI

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Aceh pada kerajaan tempo dulu memegang peranan sangat penting dalam menyangga atau membentengi kawasan Nusantara dari kolonisasi penjajah Eropa.

“Tujuan Kerajaan Aceh menyerang Portugis sampai ke Melaka adalah dalam rangka membentengi Islam di wilayah Nusantara dari kolonialisasi penjajah,” kata Arkeolog Unsyiah Dr Husaini Ibrahim MA dalam pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI), Rabu (11/4/2018) malam, di Rumoh Aceh Kupi Luwak Jeulingke Banda Aceh.

“Andai tanpa kerajaan Aceh, maka Portugis dipastikan dengan mudah dapat menguasai Nusantara. Kita tahu bahwa penjajah Barat itu mengemban misi 3 G, yaitu Gold (emas, hasil alam), God (tuhan, misi agama), Glory (kemenangan). Dari semua penjajah Barat itu Portugis adalah yang terburuk dalam mengemban misi agama,” lanjut Husaini Ibrahim.

“Barangkali kalau Portugis sempat menguasai Aceh maka Aceh sudah menjadi daerah non muslim dan nama-nama orang Aceh sudah berubah menjadi Thomas dan lain-lain, serta menjadi basis pengembangan agama lain seperti Timtim,” katanya.

Husaini menambahkan, orang Aceh pada masa lampau memiliki semangat dan kekuatan jihad yang tinggi sehingga mampu mengalahkan Portugis padahal Portugis itu adalah negara hebat dan kuat.[]

Komentar