SHARE

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Dayah Provinsi Aceh Bustami Usman, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) dan Konsolidasi Ulama Nahdatul Ulama (NU) Aceh, Sabtu (11/11/2017) malam di Grand Aceh Hotel, Lamdom, Banda Aceh.

Pembukaan Rakor itu turut dihadiri oleh Ketua Tanfidz PWNU Aceh, Tgk Faisal Ali dan Sekretaris PWNU Aceh Asnawi M. Amin serta sejumlah Pengurus Cabang NU se Aceh.

Bustami Usman dalam sambutannya mengatakan, bahwa Rakor NU kali ini memiliki makna penting dan strategis untuk mengevaluasi, serta menilai pelaksanaan program melalui laporan pengurus cabang, badan otonom dan Lembaga NU Aceh selama tahun 2017.

Untuk itu, Bustami berharap agar Rakor ini mampu menyusun program kerja tahun selanjutnya, dan membahas persoalan – persoalan fundamental yang dihadapi umat dan bangsa serta mengevaluasi program yang sudah dilaksanakan.

Pada kesempatan itu, Bustami juga menyampaikan bahwa kehadiran ulama saat ini sangat dibutuhkan dalam konteks yang lebih besar untuk kebangkitan umat dalam rangka menghadapi tantangan yang sangat beragam saat ini.

Menurutnya, ulama merupakan sebuah komponen yang masih menjadi perekat dalam sebuah masyarakat yang penuh harapan, dedikasi, mengayomi, ditambah dengan kemampuan mengarahkan umat untuk hal – hal yang lebih baik.

“Selamat melaksanakan Rakor dan Konsolidasi untuk para ulama, semoga dapat merumuskan berbagai analisis sosial terhadap situasi global, terutama perkembangan keagamaan, sosial budaya dan pendidikan di 2018,” ujar pria yang juga wakil Ketua NU Provinsi Aceh.

Sebelum menutup, Bustami berharap agar Rakor kali ini bisa menjadi masukkan pada Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Kongres Bersar NU yang akan dilaksanakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 23-25 November 2017 mendatang.[]

Komentar

SHARE
Redaksi
aceHTrend menghadirkan berita dan opini yang dibutuhkan warga. Media ini didirikan oleh PT. Aceh Trend Mediana sebagai perusahaan pers untuk menjadi sarana berbagi informasi dan promosi bagi warga masyarakat, pebisnis, serta instansi pemerintahan yang ada di Aceh dan sekitarnya. Hubungi kami: [email protected]