SHARE

ACEHTREND.CO, Lhokseumawe – Kurator Steemit Indonesia Muamar Al Qausar atau lebih dikenal dengan Aiqabrago dan Reza Fahlevy alias Levycore mengatakan pengguna media sosial Steemit semakin berkembang di Indonesia, khususnya di provinsi Aceh.

Hal tersebut disampaikan Aiqabrago dalam pertemuannya dengan tim Nanggroe Steemit Community (NSC) di D’Legend Cafe Lhokseumawe, Minggu, (05/11) dalam agenda lauching website bagi pemula steemit yaitu steem-id.com.

“Steemit pertama kali hadir pada April 2016 lalu, dan di tahun 2017 sekarang jika kita lihat di Asia Tenggara, Indonesia paling banyak pengguna steemit,” katanya.

Menurutnya, dari laporan yang dimilikinya, masih ada tantangan yang perlu dibenahi oleh para pengguna Steemit khususnya di Indonesia, yaitu masih banyaknya aksi plagiarisme, dalam arti kata melakukan copypaste artikel milik orang lain tanpa membubuhi sumber.

“Data yang saya miliki masih besar, sekitar 70 persen,” sebutnya.

Maka dari itu dia berharap kepada para steemians Indonesia agar lebih kreatif memposting tulisan hasil karya sendiri, begitu juga dengan foto yang akan di upload di steemit.

“Se-Asia Tenggara, Indonesia nomor satu pengguna Steemit begitu juga plagiarismenya juga berada di peringkat satu,” terangnya saat ditemui wartawan aceHTrend.

Dia juga menyarankan kepada para steemians Indonesia agar menjalin komunikasi dengan sahabat-sahabat steemit lainnya agar bisa saling belajar dan memahami media berbasis blockchain, steemit. Aiqa juga mendorong agar selalu mengunjungi akun sesama dan meninggalkan komentar sehingga dapat terjalin hubungan dengan sesama, juga saling belajar dan saling memberi masukan. Ia juga menyarankan untuk menjalin komunikasi dengan steemian dari luar negeri agar semakin luas pergaulan.

“Agar lebih mengenal steemit, sebaiknya masuk ke kolom komentar kawan yang lain, dan juga saya berharap setiap artikel yang dibuat bisa menempatkan tag yang benar menurut isi tulisan yang di posting,” jelas Aiqabrago.

Dari pantauan wartawan aceHTrend puluhan pengguna steemit di wilayah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe hadir dalam acara tersebut yang dimulai pukul 14:00 WIB dan selesai hingga pukul 18:00 WIB, dan dari silahturahim steemians itu melahirkan beragam ide untuk perkembangan steemit di Aceh, salah satunya ialah mengembangkan komunitas NSC dengan mempromosi Steemit kepada pemula via steem-id.com.[]

Komentar