BERBAGI
Sumber foto: Pixabay

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Data Dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh terlihat pencapaian produksi padi di Aceh terjadi penurunan jumlah. Untuk tahun 2013 produksi padi dalam hitungan ton yaitu 1.956.939 Ton, tahun 2014 sebanyak 1.820.062, tahun 2015 (2.331.046 ton), tahun 2016 (2.204.992 ton).

Menurut Kabid Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Mukhlis SP, MA, jumlah produksi padi tersebut didapat dari luas lokasi tanam dimana pada tahun 2013 (397.887 Ha), tahun 2014 (439.533 Ha), 2015 (461.883 Ha), tahun 2016 (447.718 Ha).

Produktivitas padi untuk daerah Aceh dari tahun 2013 hingga tahun 2016 mengalami peningkatan. Pada tahun 2013 jumlahnya 46,68 KU/Ha, tahun 2014 (48,39 KU/Ha), 2015 (50,59 KU/Ha), dan tahun 2016 (51,34 KU/Ha).

Dilihat dari perkembangan luas lahan di provinsi Aceh sejak tahun 2009 sampai 2016 mengalami penurunan jumlah luas lahan sawah. Hal ini tidak hanya terjadi pada sawah irigasi namun juga terjadi pada sawah non irigasi.

Berikut data dalam hitungan Hektar (Ha) untuk:

1.Sawah irigasi:

Tahun 2009 sebanyak 252.864 Ha
Tahun 2010 sebanyak 211.304 Ha
Tahun 2011 sebanyak 219.428 Ha
Tahun 2012 sebanyak 229.997 Ha
Tahun 2013 sebanyak 204.141 Ha
Tahun 2014 sebanyak 195.455 Ha
Tahun 2015 sebanyak 194.392 Ha
Tahun 2016 sebanyak 191.367 Ha

2. Sawah yang ditanami padi :

Tahun 2009 sebanyak 239.864 Ha
Tahun 2010 sebanyak 201.230 Ha
Tahun 2011 sebanyak 212.585 Ha
Tahun 2012 sebanyak 210.555 Ha
Tahun 2013 sebanyak 198.438 Ha
Tahun 2014 sebanyak 191.404 Ha
Tahun 2015 sebanyak 191.263 Ha
Tahun 2016 sebanyak 190.052 Ha

3.Tidak ditanami padi (Ditanami tanaman lain):

Tahun 2009 sebanyak 9.852 Ha
Tahun 2010 sebanyak 5.812 Ha
Tahun 2011 sebanyak 3.533 Ha
Tahun 2012 sebanyak 10.632 Ha
Tahun 2013 sebanyak 4.316 Ha
Tahun 2014 sebanyak 2.898 Ha
Tahun 2015 sebanyak 2.251 Ha
Tahun 2016 sebanyak 432 Ha

4.Lahan sawah tidak ditanami apapun (terlantar):

Tahun 2009 sebanyak 3.124 Ha
Tahun 2010 sebanyak 4.262 Ha
Tahun 2011 sebanyak 3.310 Ha
Tahun 2012 sebanyak 4.810 Ha
Tahun 2013 sebanyak 1.387 Ha
Tahun 2014 sebanyak 1.153 Ha
Tahun 2015 sebanyak 878 Ha
Tahun 2016 sebanyak 883 Ha

Sedangkan untuk areal sawah non irigasi perkembangan luas lahannya adalah:

1. Areal sawah non irigasi
Tahun 2009 sebanyak 157.518 Ha
Tahun 2010 sebanyak 151.807 Ha
Tahun 2011 sebanyak 127.077 Ha
Tahun 2012 sebanyak 124.912 Ha
Tahun 2013 sebanyak 130.343 Ha
Tahun 2014 sebanyak 125.524 Ha
Tahun 2015 sebanyak 116.354 Ha
Tahun 2016 sebanyak 115.867 Ha

2.non irigasi yang ditanami padi:
Tahun 2009 sebanyak 119.863 Ha
Tahun 2010 sebanyak 112.419 Ha
Tahun 2011 sebanyak 94.971 Ha
Tahun 2012 sebanyak 98.418 Ha
Tahun 2013 sebanyak 102.370 Ha
Tahun 2014 sebanyak 102.725 Ha
Tahun 2015 sebanyak 99.074 Ha
Tahun 2016 sebanyak 202.643 Ha

3.non irigasi yang tidak ditanami Padi:
Tahun 2009 sebanyak 22.041 Ha
Tahun 2010 sebanyak 21.516 Ha
Tahun 2011 sebanyak 15.517 Ha
Tahun 2012 sebanyak 11.261 Ha
Tahun 2013 sebanyak 5.798 Ha
Tahun 2014 sebanyak 6.463 Ha
Tahun 2015 sebanyak 3.897 Ha
Tahun 2016 sebanyak 3.245 Ha

4.Lahan sawah non irigasi tidak ditanami apapun (terlantar):
Tahun 2009 sebanyak 15.614 Ha
Tahun 2010 sebanyak 17.872 Ha
Tahun 2011 sebanyak 16.589 Ha
Tahun 2012 sebanyak 15.233 Ha
Tahun 2013 sebanyak 22.075 Ha
Tahun 2014 sebanyak 16.336 Ha
Tahun 2015 sebanyak 13.383 Ha
Tahun 2016 sebanyak 9.979 Ha

Dari jumlah tersebut total lahan sawah irigasi dan non irigasi yaitu:
Tahun 2009 sebanyak 410.382 Ha
Tahun 2010 sebanyak 363.111 Ha
Tahun 2011 sebanyak 346.505 Ha
Tahun 2012 sebanyak 350.909 Ha
Tahun 2013 sebanyak 334.374 Ha
Tahun 2014 sebanyak 320.979 Ha
Tahun 2015 sebanyak 310.746 Ha
Tahun 2016 sebanyak 307.234 Ha

Total lahan non irigasi yang ditanami padi :
Tahun 2009 sebanyak 359.751 Ha
Tahun 2010 sebanyak 313.649 Ha
Tahun 2011 sebanyak 307.556 Ha
Tahun 2012 sebanyak 308.973 Ha
Tahun 2013 sebanyak 300.808 Ha
Tahun 2014 sebanyak 294.129 Ha
Tahun 2015 sebanyak 290.347 Ha
Tahun 2016 sebanyak 292.695 Ha

Total lahan non irigasi yang tidak ditanami padi:
Tahun 2009 sebanyak 31.893 Ha
Tahun 2010 sebanyak 27.328 Ha
Tahun 2011 sebanyak 19.050 Ha
Tahun 2012 sebanyak 21.893 Ha
Tahun 2013 sebanyak 10.114 Ha
Tahun 2014 sebanyak 9.361 Ha
Tahun 2015 sebanyak 6148 Ha
Tahun 2016 sebanyak 3.677 Ha

Dan yang terakhir untuk total lahan non irigasi yang tidak ditanami tanaman apapun (terlantar):

Tahun 2009 sebanyak 18.738 Ha atau
-14.735 Ha (-3,98%)
Tahun 2010 sebanyak 22.134 Ha atau -47.271 Ha (-11,52%)
Tahun 2011 sebanyak 19.899 Ha atau
-16.606 Ha (-4,57%)
Tahun 2012 sebanyak 20.043 Ha
atau 4.504 Ha (1,27%)
Tahun 2013 sebanyak 23.462 Ha atau -16.525 Ha (-4,71%)
Tahun 2014 sebanyak 17.489 Ha atau -13.405 Ha (-4,01%)
Tahun 2015 sebanyak 14.261 Ha atau -10.234 Ha (-3,19%)
Tahun 2016 sebanyak 10.863 Ha atau
-3.511 (-1,13%).

Luas sawah Tahun 2016 untuk setiap daerah adalah:

Simeulue: Sawah yang ditanami padi 8.212 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 2.148 Ha dengan jumlah total 10.360 Ha

Aceh Singkil: Sawah yang ditanami padi 869 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 1.067 Ha dengan jumlah total 1.939 Ha

Aceh Selatan: Sawah yang ditanami padi 13.989 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 464 Ha dengan jumlah total 14.450 Ha

Aceh Tenggara: Sawah yang ditanami padi 13.939 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 16 Ha dengan jumlah total 13.955 Ha

Aceh Timur : Sawah yang ditanami padi 32.919 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 311 Ha dengan jumlah total 33.230 Ha

Aceh Tengah: Sawah yang ditanami padi 4.705 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 560 Ha dengan jumlah total 5.265 Ha

Aceh Barat: Sawah yang ditanami padi 15.980 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 1.526 Ha dengan jumlah total 17.506 Ha

Aceh Besar: Sawah yang ditanami padi 29.818 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 2.180 Ha dengan jumlah total 31.998 Ha

Aceh Pidie: Sawah yang ditanami padi 29.651 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 107 Ha dengan jumlah total 29.758 Ha

Bireuen: Sawah yang ditanami padi 22.542 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 63 Ha dengan jumlah total 22.705 Ha

Aceh Utara: Sawah yang ditanami padi 45.339 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 631 Ha dengan jumlah total 45.970 Ha

Aceh Barat Daya: Sawah yang ditanami padi 10.029 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi nihil dengan jumlah total 10.029 Ha

Gayo Lues: Sawah yang ditanami padi 7.825 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 65 Ha dengan jumlah total 7.890 Ha

Aceh Tamiang: Sawah yang ditanami padi 15.895 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 593 Ha dengan jumlah total 16.488 Ha

Nagan Raya: Sawah yang ditanami padi 14.086 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 2.214 Ha dengan jumlah total 16.300 Ha

Aceh Jaya: Sawah yang ditanami padi 12.153 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 789 Ha dengan jumlah total 12.942 Ha

Bener Meriah: Sawah yang ditanami padi 791 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 46 Ha dengan jumlah total 827 Ha

Pidie Jaya: Sawah yang ditanami padi 8.824 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 51 Ha dengan jumlah total 8.875 Ha

Banda Aceh: Sawah yang ditanami padi 70 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 50 Ha dengan jumlah total 120 Ha

Sabang : Sawah yang ditanami padi nihil Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi nihil Ha dengan jumlah total nihil Ha

Langsa: Sawah yang ditanami padi 1.656 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi nihil Ha dengan jumlah total 1.656 Ha

Lhokseumawe: Sawah yang ditanami padi 1.827 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 243 Ha dengan jumlah total 2.070 Ha

Subulussalam: Sawah yang ditanami padi 1.579 Ha sedangkan sawah tidak ditanami Padi 1.425 Ha dengan jumlah total 3.004 Ha

Dari angka diatas diperoleh total sawah yang ditanami padi di setiap kabupaten adalah 292.695 Ha sedangkan jumlah luas sawah yang tidak ditanami padi adalah 14.539 Ha dengan total keseluruhannya yaitu 307.234 Ha.[]

Komentar