BERBAGI

ACEHTREND.CO, Jakarta- Mariska Lubis, penggiat literasi yang juga telah malang melintang mengadvokasi Aceh kala dilanda perang dengan Indonesia, memuji dokter Purnama Setia Budi, yang pernah menjadi calon Wakil Bupati Bireuen pada Pilkada Bireuen 2017.

Menurut Mariska Lubis, dokter Purnama Setia Budi merupakan tipikal anak muda masa depan Aceh yang mau terjun ke dunia politik, bukan untuk mencari uang. Tapi memiliki gagasan pembangunan. Sudut pandang yang ragam sisi membuat dokter kandungan itu luar biasa.

“Saya suka bila ada anak muda Aceh yang mau terjun ke politik tetapi bisa melihat dunia tidak hanya dari sudut pandang pejabat atau rakyat jelata. Tetapi bisa dari segala sudut pandang yang ada,” ujar Mariska yang dikenal dekat dengan sejumlah tokoh penting Indonesia, pada medio Januari 2018.

Menurut Mariska, Purnama yang ia panggil adik, merupakan sosok dokter muda yang bisa kemana-mana, dari seorang paramedis, penulis, ulama, sampai ke pejabat. Ia tipikal yang mudah bergaul, tidak neko-neko.

“Sepertinya memang di dalam jiwanya memang sudah bertumbuh semangat untuk bisa bergaul dengan siapapun. Ia mudah berbaur dan tidak terkesan elitis. Padahal, dengan apa yang sudah ia miliki saat ini, Dik Purnama bisa saja sombong. Tapi itu bukan tipikal Pur. Anak muda ini memang beda,” ujar penulis senior itu.

Mariska salut atas semua yang sudah dilakukan oleh Purnama Setia Budi. Walau baru muncul kala menjadi pasangan Teungku H. Muhammad Yusuf A. Wahab pada pilkada Bireuen 2017, Purnama tak kunjung meredup sinarnya. Pesonanya sebagai talenta muda terus bersinar.

“Sebagai orang yang berada (kaya-red) Pur tidak membangun relasi karena uang. Ia mampu menyisir sisi lain. Gaya bicaranya lembut, sopan. Tidak angkuh dan mau mendengar. Ini yang membuat ia unik. Kepeduliannya terhadap daerah juga patut diacungi jempol,” puji Mariska.

Untuk itu, Mariska berharap Purnama harus terus berpolitik. Aceh butuh anak muda idealis yang berpolitik. “Passionnya memang politik. darah politikus diwarisi dari ibunya. Ia cocok di sana dan harus tetap berjuang untuk Aceh. Ia harus ambil bagian pada pileg 2019,” imbuh Mariska.

Komentar