SHARE

ACEHTREND.CO, Gosong Telaga—Wardin Deli, terpilih sebagai Panglima Laot Lhok Gosong Telaga Selatan, Singkil Utara, Aceh Singkil, dalam  musyawarah pemilihan yang digelar di Gedung Madrasah Ibtidaiya Modern, Gosong Telaga, Kamis (14/9/2017).

Dalam musyawarah yang umumnya dihadiri warga nelayan itu, ada empat kandidat yang bertarung dan dipilih oleh masyarakat.

Keempat kandidat, adalah Wardin Deli memperoleh 32 suara, Saharuddin (Nenge) meraih 30 suara.

Sementara dua kandidat lainnya Kasmuddin hanya mendapat empat suara, dan Muran 15 suara.

Dari perolehan suara demikian, Wardin Deli unggul dari kandidat lain. Lalu, pimpinan sidang Mushadi, menetapkan Wardin sebagai Panglima Laot Lhok Gosong Telaga Selatan masa bakti 2017-2021.

Ia menggantikan Rusli yang telah tuntas melaksanakan tugasnya dengan baik selama empat tahun.

“Alhamdulillah, prosesi musyawarah pemilihan panglima laot lhok Gosong Telaga Selatan berjalan dengan baik dan tertib. Panglimanya pun sudah terpilih,” ucap Mushadi.

Berkaitan dengan terpilihnya Wardin Deli, Pengurus Panglima Laot Kabupaten Aceh Singkil,  Mashuri SR mengatakan, hendaknya di bawah kepemimpinan panglima laot yang baru adat istiadat dan hukum laot tetap terlestarikan.

“Jika ada pelanggaran yang terjadi di laut, hendaknya bisa diselesaikan secara adat istiadat dan nilai-nilai kearifan lokal,” ujar Mashuri.

Sebab lembaga panglima laot, tambah Mashuri, mitra pemerintah dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi sesama nelayan di laut.

Karena itu, Mashuri meminta pada panglima laot, tokoh masyarakat, dan kepala desa, supaya kembali merumuskan pantangan-pantangan dan sanksi yang berkenaan dengan aktivitas nelayan di laut sesuai dengan situasi dan kondisi daerah setempat.

“Ini dimaksudkan agar di antara nelayan nantinya tidak terjadi kesalahpahaman dan sengketa tatkala mereka mencari nafkah di laut,” pungkas Mashuri.

Setelah terpilih panglima laot baru, peserta musyawarah membentuk tim formatur dengan tugas menyusun pengurus lengkap.[]

Komentar

SHARE
Sadri Ondang Jaya
Sadri Ondang Jaya adalah wartawan aceHTrend untuk wilayah Aceh Singkil dan sekitarnya. Di samping itu pria yang gandrung membaca ini, suka menulis esai, puisi, dan cerpen. Sarjana FKIP Unsyiah ini telah berhasil menerbitkan buku "Singkil Dalam Konstelasi Sejarah Aceh". Juga aktif di blogger Aceh.