Assalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

Usai shalat magrib berjamaah, kami meninggalkan kantor Bappeda Aceh yang berada di Jalan Teungku Moch. Daud Beureueh, Rabu (4/4). Saya sempat melirik ke langit sebelum berlalu dari kantor yang letaknya terpisah dengan Gedung DPRA oleh jalan Tengku Malam I. Terlihat bayang rembulan yang belum menyala terang.

Sebelumnya, The Dream Team aceHTrend berbincang-bincang dengan Azhari Hasan, Kepala Bappeda Aceh. Meski hanya sempat berbincang sejenak, namun ia sempat memaparkan secara garis besar cara Pemerintah Aceh bergerak dalam kerja pembangunan.

Menurutnya, saat ini paradigma perencanaan pembangunan Aceh didasarkan pada pendekatan deviden-based planning dan money follow program. “Dimana, perumusan perencanaan harus berdasarkan data, tidak boleh lagi asal usul kegiatan tanpa didukung data,” sebutnya.

Sedangkan pendekatan money follow program dimaksudkan adanya komitmen pendanaan yang cukup bagi setiap program/kegiatan yang menjadi prioritas daerah. Anggaran menjadi lebih fokus dan efektif dalam menyelesaikan kegiatan pembangunan sehingga tuntas dan fungsional. Hal ini berbeda dengan pendekatan lama yaitu money follow function dimana pembangunan kurang fokus pada prioritas sehingga alokasi anggaran tidak pernah cukup, akibatnya
kegiatan pembangunan banyak yang tidak tuntas atau terbengkalai.

Azhari juga menjelaskan bahwa utk menuju Aceh Hebat perlu diawali dengan proses perencanaan APBA yang berkualitas dan tepat waktu sesuai tahapan yang sudah diatur dlm ketentuan,” katanya. Oleh karena itu sekarang ini semua usulan kegiatan pembangunan harus masuk melalui pintu Musrenbang, tidak boleh lagi masuk ditengah jalan, apalagi diujung waktu tahapan perencanaan,” tambahnya.

Hanya saja, menurut Ketua Bappeda itu, untuk menjadikan semua ini berhasil memang tidak mudah, semua pihak mesti diajak untuk memiliki komitmen yang sama untuk mewujudkan APBA yang berkualitas dan tepat waktu serta menjadikan Musrenbang bukan sebagai ajang formalitas dan seremonial. “Di sini juga diperlukan dukungan media,” tambah Azhari Hasan yang kemudian sempat berkisah sejarah perjalanan perencanaan APBA yang baru satu kali terjadi tepat waktu, yaitu tahun 2014.

Komentar