ACEHTREND.CO,Lhoksukon – Hujan deras mengguyur sejak sore mengakibatkan tanggul sungai Blang Cut Jebol, hingga air sungai itu meluap dan meredam ratusan rumah warga di Gampong Kubu, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Rabu (16/5/2017) sekitar pukul 20:00 WIB. Banjir datang ketika warga sedang shalat tarawih.

“Akibat jebolnya tanggul hingga tak mampu menampung debet air sungai Gunci yang sangat deras dan masuk ke rumah warga dengan ketinggian sekitar 1 meter,” Kata Keuchik Gampong Kubu Maryuni saat dijumpai awak aceHTrend, Rabu (16/5/2017) malam.

Maryuni menambahkan ketinggian banjir bervariasi, yang paling dalam satu meter. Baik rumah, sekolah maupun jalan ikut terendam. Sedangkan di SD Negeri 9 Sawang ketinggian air mencapai 50 Centimeter.

Menurutnya, banjir berlangsung sangat cepat. Banjir yang berarus deras mengakibatkan warga panik hingga tidak sempat menyelamatkan barang pribadi, hasil kebun warga dan hewan ternak.

Air sungai Gunci meluap sekitar pukul 20:00 WIB, saat itu sebagian warga sedang menunaikan shalat tarawih malam Ramadan pertama, bahkan saat itu listrik sedang padam.

Sedangkan itu hasil petani milik warga berupa pinang dan hewan ternak juga hanyut dibawa banjir yang deras.

“Banjir mulai surut sekitar pukul 22:00 Wib usai shalat terawih, kejadian itu tidak ada korban jiwa dan tidak ada yang mengungsi. Namun sementara ini sebagian warga tetap tidur di rumahnya dan sebagaian mengamankan diri ke rumah saudaranya,” ungkapnya.

Untuk mengatisipasi datangnya banjir susulan, warga akan selalu siap siaga dan memantau lokasi setiap saat, karena saat ini kondisi hujan deras masih melanda dataran tinggi Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Amantan aceHTrend di lokasi air di sungai Blang Cut sangat deras, namun air sudah mulai surut. Terlihat juga pihak kepolisian dan TNI serta dibantu masyarakat untuk mengecek dan memantau lokasi banjir.

Keterangan Foto (Foto Istimewa)
Kondisi banjir melanda Gampong Kubu, Kecamatan Sawang, Aceh Utara semalam.