ACEHTREND.CO, Singkil | Menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 1439 H harga daging di Aceh Singkil berkisar Rp 150.000-160.000 per kilogram.

“Harga daging di lapak kami Rp 150.000,” kata Buyung Itam salah seorang pedagang di Lapak Pemotongan, Singkil Utara, Aceh Singkil, Kamis (14/6/2018).

Lebih lanjut, Buyung Itam menjelaskan, harga tersebut dari kemarin hingga hari ini belum ada kenaikan.

Pantauan AceHTrend, di lapak penyembelian hewan ternak lainnya, seperti Gosong Telaga, Singkil, Gunung Meriah, dan Lipat Kajang, harga daging kerbau dari Rp150.000- Rp160.000.

Konsumen tanpa ramai silih berganti mendatangi lapak pejaja daging.

Dari sejak kemarin hingga hari ini. Malah, pagi-pagi sekali mereka sudah hadir.

“Saya sudah beli daging di sini kemarin Rp 150.000. Tapi karena masih kurang, saya belanja lagi hari ini,” tukas Mardalisma.

Kendati peminat daging lumayan banyak. Pihak pedagang tak mau menaikkan harga.

“Harganya daging tetap 150.000. Sedangkan tulang Rp 70.000. Ini sudah pasaran,” ucap Buyung Itam.

Sementara itu, di Lipat Kajang, Simpang Kanan, harga daging dijajakan sedikit lebih tinggi, yakni Rp 160.000 per kilogram.

Walaupun harga tinggi, warga tak mengeluh. Mereka tetap membelinya untuk lauk-pauk di Hari Raya Idul Fitri.

“Kami tetap beli daging. Karena sudah menjadi tradisi. Kurang lengkap hari raya, jika tak makan daging,” tukas Hadi seorang konsumen.[]

Sadri Ondang Jaya
Sadri Ondang Jaya adalah wartawan aceHTrend untuk wilayah Aceh Singkil dan sekitarnya. Di samping itu pria yang gandrung membaca ini, suka menulis esai, puisi, dan cerpen. Sarjana FKIP Unsyiah ini telah berhasil menerbitkan buku "Singkil Dalam Konstelasi Sejarah Aceh". Juga aktif di blogger Aceh.