BERBAGI
Surya Paloh berfoto bersama ualam Aceh, seusai acara silaturahmi, Jumat (11/5/2018). Foto: Fauzi Cut Syam/aceHTrend.

ACEHTREND.CO,Banda Aceh- Silaturahmi antara Ketua Umum DPP partai NasDem H. Surya Paloh dengan para ulama Aceh, Jumat (11/5/2018) menghasilkan lima point tugas yang harus diemban oleh putra Aceh itu, untuk diperjuangkan ke tingkat pusat.

Point-point tersebut yaitu:
1.Meminta H. Surya Paloh untuk memperjuangkan lahirnya Kementerian Pendidikan Pesantren.
2.Meningkatkan kerjasama yang harmonis antara para ulama dan umara sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.
3.Mendukung sepenuhnya pelaksaan Syariat Islam di Aceh secara kaffah sesuai dengan qanun Syariat Islam.
4.Melakukan pemberdayaan pesantren, khususnya dayah di Aceh, dengan menghibahkan lahan pertanian untuk kebutuhan kelanjutan pondok pesantren.
5.Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melali pembangunan bendungan dan irigasi, agar menjadi fasilitas penunjang utama peningkatan hasil panen masyarakat Aceh.

Sebelum menyerahkan point-point tugas yang harus diemban oleh Surya Paloh, Waled Nu dalam kesempatan itu mengatakan para ulama sangat percaya bahwa Surya Paloh adalah orang yang tepat untuk mengemban tugas tersebut.

“Di Aceh sudah ada Dinas Pendidikan Dayah. Untuk itu sangat tepat bila Pemerintah Pusat membentuk Kementerian Dayah di Indonesia. Tuntutan ini bukan saja aspirasi kami para ulama Aceh, tapi juga sudah disuarakan dari Jawa Timur. Kami harap Sulawesi segera menyusul,” kata Waled Nu, yang disahuti dengan anggukan kepala dua gubernur asal PUlau Sulawesi yang ikut hadir.

Waled yang ditunjuk sebagai jurubicara para ulama, juga mengatakan bahwa Kementerian Pesantren akan mempermudah pengembangan pendidikan yang berbasis Islam.

“Ini kami percayakan kepada Pak H. Surya Paloh untuk memperjuangkannya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Kami juga berpesan agar Pak Presiden tidak meragukan jiwa nasionalisme kami,” ujar Waled Nu.

Siap Menjadi “Duta” Ulama

Dalam kesempatan tersebut Surya Paloh mengatakan dirinya akan menyampaikan semua harapan dan point-point yang telah diamanahkan oleh para ulama kepada dirinya.

Menurut Surya paloh sebagai partai politik pendukung pemerintah, NasDem memiliki bargaining position di depan presiden. Sebagai partai yang menjalankan dakwah kebangsaan, NasDem juga memiliki tanggungjawab untuk meralisasikan harapan para ulama.

Di Indonesia, kata Surya Paloh, ada 25 ribu pesantren yang terdaftar secara resmi. Belum lagi yang tidak tercatat dalam data pemerintah. Ini merupakan bukti bahwa dunia pesantren merupakan salah satu pilar utama yang menjadi penopang keindonesiaan.

“Saya akan menyampaikan ini kepada Pak Presiden. Inilah enaknya menjadi partai pendukung pemerintah, bisa segera menindaklanjuti perintah para abu sekalian yang diamanhkan kepada saya.

Hadir pada pertemuan itu dari kalangan ulama yaitu Waled Nuruzahri, Waled Daud Hasbi Insafuddin, H. M. Husaini Ruhul Fatayat Aceh Besar, Aba Lamno, H. Boihaqi dari Dayah Malisussaleh Aceh Utara, H. Muksalmina A wahab Seulimum, H. Abdullah Aceh Timur, Teungku Zulbahri Lhong, Teungku Bukhari Seulimum, Abu Yazid Abdya, Abu di Lamkawe dan sejumlah ulama lainnya. []

Komentar