BERBAGI

ACEHTREND.CO, SINGKIL | Rangkaian pagelaran seni budaya yang digelar selama sepekan sejak 27 April hingga 2 Mai 2018 di Lapangan Alun-alun, Pulo Sarok, Aceh Singkil, dalam rangka Hari Jadi ke-19 Kabupaten Aceh Singkil, akhirnya usai.

Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid didampingi Wakil Bupati H Sazali S Sos, para Muspida, jajaran SKPK, dan bersama masyarakat menutup pagelaran tersebut dengan meriah.

Pantauan AceHTrend, acara penutupan itu dihadiri ribuan warga Aceh Singkil.

Mereka tumplek blek di arena alun-alun seluas lapangan bola. Kebanyakan warga datang bersama keluarga atau teman dari berbagai pelosok.

Di samping mereka mau menghadiri acara penutupan, juga ingin menyaksikan beragam rentak seni-budaya di daerah yang berjuluk nagari Syekh Abdurrauf itu.

Terlebih lagi, ingin melihat dari dekat penampilan Ipank artis Minang yang senagaja di undang dari Kota Padang, Sumatera Barat.

Saat Ipank memasuki panggung dan menyapa, penonton sontak dan mulai bergairah.Penonton dirasuki rasa senang alang kepalang.

Mereka merangsek, mendekati panggung setinggi dada. Sekeliling panggung berkonstruksi besi yang dikemas mewah, lengkap dengan lampu kerlap-kerlipnya pun penuh sesak.

Lalu Ipank menyanyikan lagu, Makan Hati, Kandak Rang Tuo, Harok Dirantau, Rantau Den Pajauah, dan beberapa buah lagu hits lainnya.

Lalu, dengan spontan ribuan penonton  ikut mengiringinya. Penonton sudah begitu akrab dan hafal dengan tembang-tembang Ipank.

Sehingga, show Ipank di Aceh Singkil malam itu, sangat meriah. Seolah-olah, nyanyi koor ribuan manusia dengan dirigen tunggal, Ipank.

Penonton terlihat puas dengan penampilan suami Guspa Diana itu. “Saya baru lihat Ipank dan mendengarkan tembang-tembangnya dari dekat. Suaranya luar biasa,” ucap seorang penonton Rina.

Di penghujung penampilan, artis kelahiran Solok 32 tahun lalu itu, turun dari panggung.

Ia bersalaman dengan bupati, wakil bupati, para tamu, dan undangan lainnya.

Tak ketinggalan, para fansnya pun ikut meyasar bersalaman dan berpelukan. Malah, ada yang berfoto ria.

Bupati Aceh Singkil Dulmusrid saat menyampaikan sambutannya mengatakan, Aceh Singkil kaya dan memiliki keanekaragaman budaya. Karena, penduduknya sangat majemuk.

Hendaknya kekayaan dan keanekaragaman budaya itu, kata bupati, dijadikan sebagai perekat persatuan dan kesatuan.

“Mari kita jadikan keanekaragaman budaya itu sebagai wahana untuk mempererat persatuan dan kesatuan sesama warga. Bukan pemecah belah,” tutur bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Singkil, sangat mengapresiasi kegiatan pagelaran seni budaya.

Karena hal ini, kata bupati, akan dapat merakit dan mempererat perdamaian dan memajukan pariwisata di Aceh Singkil.

Selain itu, dia juga mengapresiasi masyarakat yang turut serta meramaikan panggung seni budaya dengan membawakan beragam penampilan seni-budayanya.

Selain penampilan berbagai seni, pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, malam itu, memberikan “Anugerah Hari Jadi Aceh Singkil” kepada Sejumlah tokoh yang dianggap peduli dan penggiat di bidangnya.[]

Komentar

BERBAGI
Sadri Ondang Jaya
Sadri Ondang Jaya adalah wartawan aceHTrend untuk wilayah Aceh Singkil dan sekitarnya. Di samping itu pria yang gandrung membaca ini, suka menulis esai, puisi, dan cerpen. Sarjana FKIP Unsyiah ini telah berhasil menerbitkan buku "Singkil Dalam Konstelasi Sejarah Aceh". Juga aktif di blogger Aceh.