Personel kepolisian melakukan pengamanan menjelang pemindahan napi teroris yang terlibat kerusuhan di Mako Brimob, di dermaga penyeberangan Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, 10 Mei 2018. Seluruh narapidana kasus terorisme yang menghuni rumah tahanan Cabang Salemba Mako Brimob, akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. ANTARA/TEMPO

ACEHTREND.CO, Pekanbaru – Markas Kepolisian Daerah Riau diserang sekelompok terduga teroris, pada Rabu pagi, 16 Mei 2016. Kepolisian berhasil melumpuhkan dua terduga teroris.

Peristiwa terjadi sekira pukul 08.50. Sebuah mobil Avanza putih tiba-tiba menerobos menabrak pintu gerbang Mapolda Riau, seorang dari penumpang mobil keluar menggunakan penutup kepala sambil membawa samurai. 

“Seketika ada suara tembakan,” kata Madi, Stringer MNC TV, yang kebetulan berada di lokasi. Tidak lama setelah itu suasana menjadi rusuh. “Ada teriakan teror, teror,” ucap Madi. 

Serangan ini terjadi sesaat sebelum ada agenda ekspos penangkapan sabu 29 kilogram di Indragiri Hilir. Madi bersama Stringer Tv One, Rian Rahman, panik lalu berusaha menyelamatkan diri lewat gerbang samping Jalan Gajah Mada.  

Saat kedua wartawan itu berlari, mobil yang dikendarai teroris sempat mencoba kabur keluar pagar namun lepas kendali dan menabrak dua wartawan tersebut. Keduanya luka-luka. “Rian sudah dilarikan ke rumah sakit,” kata Madi. 

Kondisi terkini di sekitar Jalan Gajah Mada dan Jalan Sudirman sedang tahap sterilisasi setelah aksi terduga teroris tersebut.[]

Sumber : TEMPO

Redaksi
aceHTrend menghadirkan berita dan opini yang dibutuhkan warga. Media ini didirikan oleh PT. Aceh Trend Mediana sebagai perusahaan pers untuk menjadi sarana berbagi informasi dan promosi bagi warga masyarakat, pebisnis, serta instansi pemerintahan yang ada di Aceh dan sekitarnya. Hubungi kami: redaksi@acehtrend.co