ACEHTREND.CO,Banda Aceh- Saprina Siregar, Kepala Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kasya, terpilih mewakili ke Aceh ke pentas Nasional mengikuti Apresiasi PTK PAUD & Dikmas 2018.

Kepada aceHTrend, Selasa (16/5/2018) Saprina Siregar menyebutkan, ia mewakili Aceh setelah sebelumnya berhasil menjadi yang terdepan pada ajang serupa yang digelar di tingkat propinsi di Banda Aceh pada 11-14 Mei 2018.

Ia mengakui, prestasi yang diraih tersebut tidak datang serta merta, tapi ia harus mengikuti seleksi yang sangat ketat mulai dari tingkat kecamatan hingga level propinsi.

“1-2 Juli saya akan mewakili Aceh ke tingkat Nasional yang digelar di Pontianak. Pesertanya dari seluruh penjuru tanah air,” ujar Saprina.

Sebelumnya Saprina Siregar sudah menelurkan satu buku yang berjudul “Terapi Kasih Sayang Di PAUD Kasya”. Buku ini membahas model pendekatan yang dilakukan di PAUD Kasya sejak tahun 2013 dan menjadi model pendekatan yang sangat efektif untuk sekolah inklusi dan seluruh lembaga pendidikan tidak hanya di PAUD akan tetapi dapat di terapkan pada sekolah SD, SMP, SMU dan perguruan tinggi.

Pendekatan ini juga diharapkan dapat diterapkan di lembaga layanan masyarakat dan menjadikan terapi kasih sayang sebagai gaya hidup.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan, pada miladnya yang ke sembilan PAUD Kasya telah menghasilkan dua buku yang ditulis oleh Esti Wulansari sebagai Ketua Yayasan Kasya Meutuah Mandiri “Ada Cinta Di Sekolah Kasya” dan buku yang ditulis oleh Saprina Siregar Kepala Sekolah “ Terapi Kasih Sayang di Rumah Kasya”.

kedua buku ini menceritakan tentang sejarah PAUD Kasya dan kisah yang dialami orang tua, guru dan peserta didik berkebutuhan Khusus dan anak kebanyakan, selama berada di PAUD Kasya.

PAUD Kasya Day Care Center and School berada di Jl. M.Tuha No.01 Gampong Ceurih Ulee Kareng, PAUD Kasya didirikan oleh Shadia Marhaban pada tahun 2009, didasari dari kekahawatiran terhadap pendidikan anaknya yang berkebutuhan khusus bernama Kasya.Kasya didiaknosa dokter Down syndrome, autistic dan brain damage (kerusakan otak).

Sekolah tersebut kini telah berkembang pesat dengan metode belajar yang bukan saja mampu mendidik peserta pendidikan, tapi juga membuat mereka nyaman berada di sana. []